Please follow and like us:

Kita tidak akan membahas tentang apa itu BPJS secara rinci di sini seperti menyebutkan Undang-undang yang mengaturnya. Kita hanya akan membahas secara garis besar tentang apa itu BPJS. Jadi, pada dasarnya, BPJS merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan bagi warganya. Sebenarnya tidak hanya urusan kesehatan saja, BPJS juga ada yang jenisnya bersifat mendukung kualitas sosial ekonomi masyarakatnya. Untuk BPJS yang mendukung kualitas kesehatan, bernama BPJS Kesehatan, sementara yang berhubungan dengan sosial ekonomi adalah BPJS Ketenagakerjaan. Pada dasarnya, BPJS sifatnya seperti asuransi namun dikelola oleh pemerintah. Jadi, masyarakat membayarkan iuran per bulannya dan nantinya, jika memang diperlukan, iuran itu akan kembali kepada masyarakat. Sebagai contoh, untuk urusan BPJS Kesehatan, Anda membayar iuran per bulan. Jika kemudian Anda menderita suatu penyakit, Anda bisa mengajukan BPJS Anda untuk membayar semua biaya pengobatan Anda. Sementara untuk BPJS Ketenagakerjaan, jenis yang satu ini mirip seperti Jamsostek yang diberikan kepada para karyawan. Dan biasanya, iuran untu BPJS Ketenagakerjaan ini ditanggung oleh perusahaan di mana karyawan tersebut bekerja.

Mengapa Kita Perlu BPJS

Mungkin dari penjelasan di atas, Anda sudah sedikit banyak tahu tujuan dari BPJS dan mungkin Anda sudah bisa menerka-nerka juga tentang alasan mengapa Anda memerlukannya. Ya, BPJS bisa menjadi semacam pegangan bagi Anda saat situasi yang darurat. Ilustrasi yang disebutkan sebelumnya bisa sedikit memberikan gambaran. Kita semua tidak tahu kapan penyakit atau masalah kesehatan datang pada kita. Jika memang pada saat penyakit datang, kita sedang memiliki uang, mungkin Anda tidak akan merasa terlalu berat untuk membayar biaya pengobatan Anda. Namun, biasanya, penyakit datang tidak terduga dan bisa terjadi saat kondisi finansial Anda sedang tidak baik. Di sinilah fungsi BPJS. Jika Anda sudah terdaftar BPJS, Anda bisa mengajukan BPJS Anda untuk meng-cover semua biaya pengobatan mulai dari biaya opname (jika Anda harus rawat inap), sampai biaya obat jalannya. Semuanya gratis asalkan Anda mengikut syarat dan ketentuan yang berlaku. Anda harus memastikan bahwa Anda membayar iuran BPJS Anda tiap bulannya dan Anda harus mendapatkan pengobatan dari fasilitas kesehatan yang sudah Anda pilih sebelumnya.

Saya sendiri punya pengalaman pribadi dalam penggunaan BPJS ini, yaitu saat istri sedang akan melahirkan anak pertama kami. Istri saya kala itu saya ajak untuk melakukan cek kandungan rutin di usia kandungan yang sudah hampir waktunya persalinan. Ternyata pada saat pengecekan tersebut, ketuban istri saya sudah hampir habis. Oleh dokter, kami langsung direkomendasikan untuk persiapan persalinan saja meskipun sebenarnya waktu persalinan seharusnya masih 3 hari lagi. Dan karena kondisinya dinilai darurat oleh dokter, kami mendapatkan rekomendasi untuk menggunakan BPJS kami. Alhasil, semua biaya persalinan ditanggung oleh BPJS. Kami tidak bayar sepeserpun. Kami hanya membayar uang kamar anak kami karena memang anak kami belum terdaftar BPJS dan jumlahnya pun kecil.

Pembayaran BPJS

Dengan melihat cerita di atas, tentunya Anda semakin memahami bagaimana pentingnya BPJS, bukan? Nah, sekarang bagaimana dengan urusan bayar BPJS? Untuk besaran iuran, tergantung dengan kelas BPJS yang Anda pilih. Semakin tinggi kelas yang Anda pilih tentunya semakin besar juga iuran perbulannya. Namun, Anda juga akan bisa mendapatkan kelas perawatan saat sakit yang lebih baik juga. Anda bisa membayarnya dengan mudah di berbagai tempat. Ada banyak sekali jasa yang menerima pembayaran BPJS di sekitar Anda. Gerai-gerai seperti Indomaret dan Alfamart bisa melakukannya. Atau jika Anda tidak ingin repot, Anda bisa membayarnya secara online seperti dengan menggunakan bantuan dari Blibli.com.